PTK SMP BAHASA INDONESIA (PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETRAMPILAN MENULIS TEKS DESCRIPTI BERTEMA NARRATING FAST EVENTS MELALUI PENERAPAN PENDEKATAP KONTEKSTUAL)


PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETRAMPILAN MENULIS TEKS DESCRIPTI BERTEMA NARRATING FAST EVENTS MELALUI PENERAPAN PENDEKATAP KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 NGUTER  SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2010/2011

ABSTRAK

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETRAMPILAN MENULIS TEKS DESCRIPTI BERTEMA NARRATING FAST EVENTS MELALUI PENERAPAN PENDEKATAP KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 NGUTER  SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Kata Kunci aktivitas menulis, keterampilan menulis, teks descriptive, pendekatan kontekstual.

Keterampilan menulis Bahasa Inggris siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Nguter masih rendah. Hal ini tedadi karena, rendahnya milW siswa terhadap pembelajaran menulis bahasa Inggris, aktivitas proses belajar menulis siswa cenderung rendah, ketidakmampuan siswa dalam menuangkan dan mengembangkan ide atau gagasan dalam, bentuk tulisan, dan ketidakmampuan siswa dalam pengorganisasian tulisan yang bermakna.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas program belajar menulis teks descriptive bertema narrating past events dengan penerapan pendekatan kontekstual siswa, kelas VIII A SMP Negeri 3 Nguter dan mengetahui basil keterampilan menulis teks, descriptive bertema narrating past events dengan penerapan pendekatan kontekstual siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Nguter.

Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa, kelas VIII A semester ganjil SMP Negeri 3 Nguter tahun pelajaran 2010/2011. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi (pengamatan), lembar penilaian keterampilan menulis teks descriptive bertema narrating past events.

Hasil penelitian im menunjukkan bahwa penerapan pendekatan koutekstual dalam menulis teks descriptive bertema narrating past events dalam dua Alps tindakan (siklus I dan siklus II) dapat meningkatkan aktivitas dan keterampilan menulis teks descriptive bertema, narrating past events. Pengamatan siklus I dan 11 bahwa, aktivitas dan keterampil menulis teks descriptive bertema narrating past events dengan penerapan pendekatan, kontekstual melalui belajar kelompok menunjukkan kecendenmgan mengalami peningkatan dari sebelumnya, (pra-tindakan). Pada siklus I menunjukkan bahwa dari 40 siswa, terdapat 8 siswa, (20%) dengan aktivitas belajar baik dengan rata rata <80. Sehmjutaya 32 siswa, (80%) dengen rata-rata 590, yakni 23 siswa (57,50%) tergolong cukup dengan nilai rata rata 75 dan 9 siswa (22,50%) tergolong kurang dengan rata-rata 64. Siklus 11 menunjukkan dari 40 siswa terdapat 35 siswa (87,5%) tergolong baik dengan rata-rata ~!80 dan sebanyak 5 siswa, (12,50%) tergolong cukup dengan rata-rata 75. Ketuntasan kelas dengan penerapan pendekatan kontekstual ads peningkatan dari sebelumaya yaitu 62,7% dengan rata rata nilai 63 (kategori kurang) dan setelah penempan pendekatan kontekstual pada tindakan siklus I menunjukkan persentase taraf kemampuan 73,67% dengan rata-rata nilai 74 (kategori cukup), pada tindakan siklus II menunjukkan persentase taraf -kemampuan ketuntasan kelas 84,55% dengan rata-rata nilai 85 (kategori baik).

DAFTAR PUSTAKA

Caring A. & Sund, R.B. (2001). Developing Questioning Techniques. Columbus Ohio : Charles E. Merril Publishing.

Crowl, Thomas K. (2006). Fundamentals of Educational Research Second Edition. New York : University of New York.

Dahar, R. W. (2006). Teori-Teori Belajar. Jakarta : Erlangga.

DeBono, E. (2000). Mengajar Berpikir. Alih Bahasa. Soemardjono. Jakarta Erlangga.

Degeng, I Nyoman. (2009). Rmu Pengajaran : Taksonomi Variabel’. Jakarta PPLPTK Depdikbud.

Elliott, J. (2001). Action Research for Educational Change. Philadelphia : Open University Press.

Hiebert; J. & Weame, D. (2003). “Instructional Task, Classroom Discourse, and Students’ Learning in Second-Grade Arithmetic”. American Educational Research Journal. 30, (2), pp. 393425.

Jimenez; M.P. & Aleixandre. (2002). “Thinking about Theories or Thinking with Theories ? A Classroom Study with Natural Selection”. Journal of Educational Research. Vol. 14, No. 1, pp.51-61.

Joni, T. Raka. (2001): Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Malang : Bank Evalims,1 IKIP Malang.

Joyce, Bruce & Weil, Marsha. (2000). Models of Teaching. New Jersey : Prentice-Hall, Inc.

McKinnon, K.R. (terjemahan). (2002). Rencana Pendidikan yang Realistik. Jakarta : Bharatara Karya Aksara.

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Rosdakarya. Nasution, S. (2006). Didaktik Asas-Asas Mengajar. Bandung : Jemmars.

Osman, Mohamed & Hannafin, Michael J. (2004). “Effect of Advance Questioning and Prior Knowledge on Science Learning”. Journal of Educational Research. 88,

Rooijakers, Ad. (2004). Mengajar dengan Sukses, Petunjuk untuk Merencanakan dan Menyampaikan Pengajaran. Jakarta : Gramedia.

Stator, Thomas F. (terjemahan). (2008). Cara Mengajar dengan Hasil yang Bair Metode-Metode Mengajar Modern dalam Pendidikan Orang Dewasa. Bandung : Diponegoro.

Sudjana, N. & Ibrahim. (2009). Penelitian dan Penelitian Pendidikan. Bandung Sinar.

Sulaeman, Dadang. (2008). Teknologi/Metodologi Pergaiaran. Jakarta : PPLPTK Depdikbud.

Surakhmad, W. (2002). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik. Bandung: Tarsito.

Suryabrata, S. (2000). Metodologi Penelitian. Jakarta : Rajawali.

Syah, Muhibbin. (2005). Psikologi Pendidikan suatu. Pendekatan Baru. Bandung Remaja Rosdakarya.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan memesannya via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472 / PIN : 2771D5FB

By SKRIPSI PTK Posted in ABSTRAK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s