PTK SMP FISIKA (PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERPINDAHAN KOLOR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN PANGGANG SATE PADA SISWA KELAS VIII)


PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERPINDAHAN KOLOR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN PANGGANG SATE PADA SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 RAJEG SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

ABSTRAK

__________, 2007. Peningkatan Pemahaman Konsep Perpindahan Kalor melalui Media Pembelajaran Panggang Sate pada Siswa Kelas VIIl-l SMP Negeri 1 Rajeg

Kata-kata kunci: Konsep perpindahan kalor, media pembelajaran, panggang sate.

Berdasarkan hasil pengamatan di kelas dalam proses belajar mengajar menunjukkan bahwa minat dan aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar Fisika masih kurang. Nilai hasil belajar siswa belum sesuai dengan harapan. Dari hasil observasi, wawancara dengan siswa, dan diskusi dengan sesama guru Fisika, ditemukan penyebab kurangnya minat dan aktivitas siswa dalam pembelajaran Fisika diantaranya acialah, adanya anggapan dari sebagain besar siswa yang menilai bahwa pelajaran Fisika identik dengan rumus-rumus dan hitungan hitungan yang rumit. Disamping itu pembeljaran Fisika yang dilaksanakan di kelas cenderung kurang menggairahkan, kurang hidup, dan kurang bervariasi. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan media pembelajaran yang kurang diminati siswa. Media pembelajaran konsep perpindahan kalor yang ada di laboraturium dan gambar yang ada di buku kurang menarik. Padahal dari hasil pengamatan di lingkungan, ada beberapa media yang ditemui, jika di modivikasi, mrnjadi media menarik umumnya yang berhubungan dengan konsep Fisika, khususnya pada materi perpindahan kalor.

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah meningkatkan pemahaman konsep perpindahan kalor melalui media pembelajaran panggang sate pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Rajeg?, (2) bagaimanakah meningkatkan minat belajar konsep perpindahan kalor pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Rajeg. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh diskripsi tentang (1) peningkatan pemahaman konsep perpindahan kalor melalaui media pembelajaran panggang sate, (2) peningkatan minat belajar konsep perpindahan kalor melalui media pembelajaran panggang sate pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Rajeg.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2007-2008 dalam 3 siklus. Siklus 1 dilaksanakan pada konsep perpindahan kalor secara konduksi. Melalui demonstrasi media panggang sate yang berkaitan dengan perpindahan kalor secara konduksi, siswa diminta menemukan jenis-jehis perpindahan kalor secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari. Pada siklus II dipelajari konsep perpindahan kalor secara konveksi. Siswa dilibatkan untuk melakukan ekesperimen, secara berkelompok, kemudian diminta untuk menemukan perpindahan kalor secara konveksi dalam kehidupan sehari-hari. Pada siklus III pembelajaran tentang perpindahan kalor secara radiasi. Siswa diberi kesempatan untuk maju kedepan, menjelaskan dengan menggunakan charta, tentang perpindahan alor secara radiasi pada matahari sampai ke bumi, serta cara kerja termos dan seterika.

Data dikumpulkan selama penelitian berlangsung melalui pengamatan, angket, wawancara, tes lisan, dan tes tiilis. Pengamatan, wawancara, dan angket untuk mengetahui minat siswa. Tes lisan dan tes tulis untuk mengetahui pemahaman terhadap sub konsep perpindahan kalor. Hasil kuis siklus I rata-rata 7,81, hasil kuis siklus II rata-rata7,94, dan hasil rata-rata ulangan harian setelah siklus III adalah 8,20. Skor minat yang didapat sebelum penelitian adalah 3,69, pada siklus I adalab 3.72. skor minat yang didapat pada siklus II adalah3,76, dar. skor minat yang didapat pada siklus III adalah 3,99.

Dari hasil penelitian ini disimpulkan: (1) penggunaan media pembelajaran panggang sate dapat meningkatkan pemahaman konsep perpindahan kalor pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Rajeg, (2) penggunaan media pembelajaran panggang sate dapat meningkatkan minat belajar konsep perpindahan kalor pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Rajeg. Disarankan kepada pada guru fisika agar memanfaatkan hasil penelitan ini untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran Fisika konsep lain dan juga pelajaran biologi. Kepada kepala sekolah diharapkan dapat inemotivasi para guru, khususnya guru sains, untuk memodivikasi media pembelajaran yang ada, sehingga pembelajaran lebih bermakna.

DAFTAR RUJUKAN

Aqib, Z. 2002. Profesinalisme Guru dalam Pembelajaran. Surabaya : Insan Cedekia.

Depdikbud. 1993. GBBP II IP A SMP. Jakarta: Proyek Peningkatan SMA, Tenaga Edukatif dan BPG Jawa Timur.

Depdikbud.   1996. Petunjuk Teknis Mata Pelajaran IPA Fisika.  Jakarta: Dirjen Dikdasmen.

DePorter, B. 2001 Quantum Learning. Bandung: Kaifa.

Dirjen Dikdasmen.  2004. Materi Pelatihan  Terintegrasi Sains.   Jakarta:  Dirjen Dikdasmen.

Dryden, G. 1999. Revolusi Cora Belajar I. Ahrnad Baiquni. 2003. Jakarta Erlangga.

Maier, D. 2000.  The Accelerated Learning Hand Book.  Rahmani Astuti. 2002. Jakarta: Kaifa.

Nurhadi.  2004.  Kontektual dan Penerapannya dalam K.BK.   Malang:  Penerbit Universitas Negeri Malang.

Suryana, D. 2002. Belajar Aktif Fisika, Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas

Uzer, MU. 2000. Menjadi Guru Profesional. ‘Bandung: Remaja Rosdakarya.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan memesannya via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472 / PIN : 2771D5FB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s