PTK SMP BIMBINGAN KONSELING (UPAYA ABOLISIONESTIS UNTUK MENGURANGI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA KELAS VIII SMP)


UPAYA ABOLISIONESTIS UNTUK MENGURANGI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 CAWAS KABUPATEN KLATEN TAHUN 2010/2011

ABSTRAK

_____________. Upaya Abolisionestis untuk Mengurangi Kenakalan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Cawas  Tahun 2010/2011. Penelitian Tindakan Kelas.

Penelitian dilatar belakangi oleh kondisi perlunya diwaspadai tingkat kenakalan remaja siswa kelas VIII SMP Negeri 2 cawas, yaitu mencapai 18 % siswa, dan kondisi dimana kenakalan remaja yang muncul pada siswa SMP Negeri 2 Cawas memberikan berbagai gangguan gangguan pada pelaksanaan proses pendidikan di sekolah, berupa gangguan kenyamanan  pada siswa lain, penundaan proses pembelajaran di kelas, penurunan kualitas hasil belajar siswa rata-rata di kelas, pengaruh kepada siswa lain untuk mengikuti tindak kenakalan, serta gangguan-gangguan lainnya

Penelitian bertujuan untuk  mengetahui 1) Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi kenakalan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cawas dengan cara abolisionestis, 2) Besarnya penurunan angka kenakalan siswa kelas VIII yang dapat dicapai dengan cara abolisionestis.

Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, dengan motede penelitian adalah kualitatif. Lokasi penelitian adalah di SMP Negeri 2 Cawas yaitu di kelas VIII. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara.

Hasil penelitian adalah: 1) Upaya menumbuhkan harapan akan dampak baik jangka pendek dan panjang jika siswa bersikap baik, dekat dengan guru, serta mampu berkomunikasi dengan gaya yang memikat, serta mampu berprestasi, 2) Bimbingan cara mencari perhatian lawan jenis dan rekan sekolah dengan strategi komunikasi yang empatik dan bukan dengan cara pelanggaran norma kesusilaan, 3) Strategi bekerjasama dengan guru agama untuk menanamkan nilai-nilai religious dengan cara diskusi ringan antara siswa-guru (bukan menceramahi), 4) Mengkondisikan terpenuhinya kebutuhan eksistensi diri serta memberikan kesenangan, dengan mengaktifkan siswa pada organisasi-organisasi ekstrakurikuler yang disenangi seperti bidang olah raga, music, dan lainnya, 5) Memberikan bimbingan analisis dampak dari suatu tindakan buruk, dampak dari mengumbar hasrat biologis yang belum waktunya dipenuhi, dan dilanjutkan dengan bimbingan strategi mengalihkan perhatian dari kebutuhan biologis dengan kegiatan positif, 6) Memberikan bimbingan kepemimpinan untuk mendapatkan power kekuasaan,  yang  dengan penugasan pada siswa untuk masuk pada kelompok kegiatan positif seperti music, olah raga, atau lainnya, 7) Bimbingan kemandirian untuk mengatasi kebutuhan ekonomi., 8) Bimbingan resolusi konflik secara win-win solution (menang sama menang), 9) Tindakan tambahan dilakukan dengan melakukan sharing dengan pihak keluarga.

DAFTAR PUSTAKA

_________, 2006. Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Sudarsono, 2004. Kenakalan Remaja, Cetakan Keempat. Jakarta:  PT.Rineka Cipta

Siagian, P. Sondang. 2001. Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta

Makmun, H.A. Syamsudin. 2007. Psikologi Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Johanna, P. Hansen. 1995. Psikologi Anak dan Remaja. Jakarta: Gramedia

Halian, Ahmad J. 2008. Bimbingan Konseling. Jakarta: Gramedia

Milles, J dan Huberman, Paul. 2001. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: UI

Moeloeng, J. Lexy. 2009. Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s