PTK SD PKN (MENINGKATKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE RESITASI DAN DISKUSI SISWA KELAS VI)


MENINGKATKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE RESITASI DAN DISKUSI SISWA KELAS VI SDN BAYEM IVKEC. KASEMBON KAB. MALANG TAHUN 2007/2008

ABSTRAK

___________, 2007, Meningkatkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Metode Resitasi dan Diskusi Siswa Kelas VI SDN Bayem IV Kec. Kasembon Kab. Malang Tahun 2007/2008

Kata Kunci :

Metode mengajar adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran. Oleh karena itu peranan metode mengajar sebagai alat untuk menciptakan proses mengajar dan belajar. Dengan metode diskusi dan resitasi ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan kegiatan mengajar guru. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa.

Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Mengetahui bagaimana implementasi metode diskusi dan resitasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, (2) Mengetahui apakah dengan adanya implementasi metode diskusi dan resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan pengumpulan data menggunakan observasi dan catatan lapangan, dan teknik analisis dengan melakukan reduksi data, inferensi, tahap tindak lanjut dan pengambilan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan metode diskusi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap  suatu mata pelajaran. Keaktifan siswa dalam proses diskusi dapat dirangsang melalui beberapa penghargaan seperti halnya memberikan nilai tambahan bagi siswa yang aktif dalam proses diskusi. Hal ini terbukti dengan kalencaran dalam belajar, menulis, menghafal, dan sebagainya. Bahkan proses kegiatan belajar siswa dapat lebih efisien.

Sedangkan saran yang dapat diajukan kepada guru sebaiknya metode diskusi dan resitasi secara kontinyu tetap diaplikasikan dalam kegiatan khususnya untuk materi PKn untuk SD, mengingat metode tersebut sangat relevan untuk menggembleng siswa agar mampu belajar lebih rajin lagi walaupun tidak sekolah. Sebelum menerapkan suatu metode pembelajaran baru, guru hendaknya dapat membaca situasi dan kondisi siswa, karena suatu metode belum tentu sesuai untuk diterapkan di lingkungan yang berbeda.

DAFTAR PUSTAKA

———–. 1989. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Bina Akksara.

Abdul Ghafur. 1980. Desain Instruksional. Solo : Tiga Serangkai.

Ardana, Wayan. 1980. Beberapa Metode Statistik untuk Keperlian Penelitian Pendidikan. Malang : Swadaya.

Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta : Rineka Cipta.

————. 1992. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.

————. 1986.  Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.

————. 1989. Penilaian Program Pendidikan. Proyek Pengembangan LPTK Depdikbud. Ditjen Dikti.

————. 1998. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Bina Aksara.

Bahri Syaiful Djamara. 1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya : UN.

Combs, Arthur W.1984. The Profesional Education of Teachers. Allin and Bacon, Inc, Boston.

Darajat Zakiyah. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaktif Edukatif. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1993. Kurikulum SLTP 1994, Landasan Program Pengajaran Petunjuk Pelaksanaan Kurikulum. Jakarta.

Djamarah, Syaiful Bahri. 1994. Guru dan Anak Didik dalam Interaktif Edukatif. Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Hadi, Sutrisno. 1981. Metodologi Research. Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Hamalik, Oemar. 1992. Psikologi Belajar dan Mengajar. Sinar Baru : Bandung.

———–. 1999. Kurikulum dan Pembelajaran. PT. Bumi Aksara. Jakarta

Hasibuan JJ dan Moerdjiono. 1998. Proses Belajar Mengajar. Bandung : Remandja Karya.

Hasibuan JJ dan Sulthoni. 2004. Kemampuan Dasar Mengajar. Departemen Pendidikan-Universitas Negeri Malang Fakultas Ilmu Pendidikan.

Margono. 1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Mursell, James L. Successful Teaching (terjemahan). Bandung : Jemmars.

Roestiyah N.K. 1991. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Bina Aksara

Sardiman, A.M. 1996. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Bina Aksara.

Slameto. 1988. Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bina Aksara.

Soekamto, Toeti. 1997. Teori Belajar dan Model-model Pembelajaran. Jakarta : PAU-PPAI, Universitas Terbuka.

Soeratno dan Arsyat, Lincolin. 1988. Metodologi Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta : BPFE.

Sudjana, Nana. 1984. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar BaruAlgensido.

Sunaryo. 1999. Strategi Belajar Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Malang : IKIP.

Suryabrata, Sumadi. 1990. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.

Suryosubroto. 1997. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : PT Rineka Cipta

Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Syaiful, Bachri. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Berinteraksi Edukatif. Jakarta : PT Rineka Cipta

Usman, Moh. Uzer. 2001. Menjadi Guru Profesional. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Wasty Soemanto. 1987. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta

Wetherington H.C and W.H Walt Burton. 1986. Teknik-teknik Belajar dan Mengajar (terjemahan). Bandung : Jemmars.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472 / PIN : 2771D5FB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s