PTK SMP FISIKA (Materi Pokok Kalor Dengan Pendekatan CTL)


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI POKOK KALOR DENGAN PENDEKATAN CTL ( CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING ) PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TULIS TAHUN PELAJARAN 2005/2006

ABSTRAK

Ika Nurul Fattakhul Janah. 2006. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Materi Pokok Kalor Dengan Pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) Pada Siswa Kelas VIII SMP N 1 Tulis Tahun Pelajaran

2005/2006. Skripsi. Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Dra. Dwi Yulianti, M.Si, Pembimbing II Dra. Pratiwi D.J., M,Si.

 Dari hasil observasi awal di SMP Negeri 1 Tulis diperoleh data sebagai

berikut: pembelajaran masih cenderung bersifat tradisional yaitu  dengan menekankan pada hafalan-hafalan, disamping itu sebagian besar siswa menganggap bahwa Fisika merupakan mata pelajaran yang sulit, dan juga siswa jarang praktek di laboratorium.Permasalahan-permasalahan tersebut menyebabkan hasil belajar Fisika kurang maksimal yang berdampak tidak tercapainya ketuntasan belajar secara klasikal maupun individu.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar mata pelajaran Fisika materi pokok Kalor dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning). Pendekatan CTL memiliki tujuh komponen utama dalam pembelajarannya, yaitu: konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian sebenarnya.

Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII tahun pelajaran 2005/2006 yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian yaitu kelas VIII dengan jumlah 40 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data tentang kondisi awal siswa diambil dari nilai pretest, hasil belajar siswa diperoleh dari pemberian evaluasi (tes tertulis) kepada siswa, penilaian afektif dan psikomotorik diperoleh dari pengamatan melalui lembar observasi, data analisis kuesioner diperoleh melalui lembar kuesioner.

Dari hasil penelitian diperoleh, pada siklus I rata-rata nilai tes siswa 66,88 dengan ketuntasan belajar klasikal 85%; siklus II nilai rata-rata siswa 76,88 dengan ketuntasan belajar klasikal 90%. Hasil belajar afektif siswa pada siklus I secara klasikal mencapai ketuntasan 97,5%; pada siklus II seluruh siswa telah mencapai ketuntasan dan dinyatakan tuntas 100%. Hasil belajar psikomotorik pada siklus I siswa secara klasikal mencapai ketuntasan 72,5%. Pada siklus II 77,5%. Hasil analisis kuesioner siswa, rerata skor kelas pada siklus I sebesar 37,98; tergolong positif/tinggi dan pada siklus II, rerata skor kelas sebesar 38,33; tergolong sangat positif/sangat tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Fisika dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi pokok Kalor pada kelas VIII E SMP N 1 Tulis Tahun Pelajaran 2005/2006. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar diadakan penelitian lebih lanjut dan pendekatan  CTL ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bagi guru dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa.

Kata Kunci : Hasil belajar, Contextual Teaching and Learning (CTL).

DAFTAR PUSTAKA

Amin, Moh. 1987. Mengajarkan IPA dengan Menggunakan Metode Discovery dan Inquiry. Jakarta: Debdikbud.

Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Sistem. Jakarta: Rineka Cipta.

Darsono, Max. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: Ikip Semarang Press.

Diknas. 2002. Pedoman Umum Pengembangan Sistem Pengujian Berbasis Kemampuan Dasar SLTP. Jakarta: Depdiknas.

Diknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sains. Jakarta: Depdiknas.

Druxes, Herbert, dkk. 1986. Kompedium Dikdatik Fisika. Bandung: Remaja Karya.

Jasin, Anwar. 1996. Pembelajaran Efektif. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Kanginan, Martin. 2003. Fisika SMP Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Erlangga.

Memes, Wayan. 2000. Model Pembelajaran Fisika di SMP. Jakarta: Depdiknas.

Mulyasa. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Rosda Karya.

Nurhadi. 2003. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dan Penerapannya dalam KBK. Malang: UM PRESS.

Purwanto, Budi. 2000. Pelajaran Fisika 2 Untuk Kelas 2 SLTP. Surakarta: PT Tiga Serangkai.

Purwanto, Ngalim. 2000. Prinsip-prinsip dan teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung : Rosda Karya.

Slameto. 2001. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Subino. 1987. Konstruksi dan Analisis Tes (Suatu pengantar kepada teori tes dan pengukuran). Jakarta: Depdikbud

Sudjana, Nana. 2004. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Suherman, Erman. 1990. Evaluasi Pendidikan Matematika. Bandung: Wijayakusuma.

Sungkowo. 2003. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL). Jakarta: Depdiknas. Tim pelatih Proyek PGSM,1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.

Tim Peneliti Program Pasca Sarjana UNY. 2003. Pedoman Penilaian Afektif. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Tim Peneliti Program Pasca Sarjana UNY. 2003. Pedoman Penilaian Psikomotorik. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Tim Penyusun. 2004. Panduan Lembar Kerja Siswa Fisika Semester 1 Kelas VIII. Surakarta: Grahadi.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s