PTK SMK AKUNTANSI (PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MATERI MEMAHAMI KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA)

PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MATERI MEMAHAMI KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA PADA SISWA KELAS X / IB/ AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

ABSTRAKSI

Dwi Lestari, SPd. “PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MATERI MEMAHAMI KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA PADA SISWA KELAS X / IB/ AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010“

Penelitian ini bertujuan  untuk mencari suatu strategi pembelajaran yang efektif dan Efisien dalam mengajarkan materi memahami kehidupan sosial manusia bagi siswa kelas X / IB/ Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Sukoharjo  dengan cara penggunaan metode pembelajaran aktif. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedang untuk  mengaktifkan siswa dalam penelitian ini , peneliti menggunakan lembar kerja yang diberikan kepada siswa.

Yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa X / IB/ Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Sukoharjo  sedang objeknya adalah pembelajaran IPS diajarkan dengan cara menggunakan metode pembelajaran aktif

Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa dalam menguasai materi yang diberikan. Peningkatan penguasaan materi ini mulai dari siklus I siswa dapat meningkat sebesar 15 % dari kondisi awal sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat sebear 25 %.

Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan pada pengambil jabatan ataupun pelaksana pembelajaran dalam hal ini yaitu pengajar untuk mengajarkan materi pembelajaran dalam kelompok kecil dan dengan tehnik pembelajaran aktif.

Keyword

  1. Metode Pembelajaran aktif
  2. Ilmu Pengetahuan Sosial
  3. Penelitian Tindakan Kelas

DAFTAR PUSTAKA

Arifin Zaena. (1990). Evaluasi Instruksional Prinsip Teknik Prosedur. Bandung : Remadja Karya

Choiriyah, Siti (2006). Acuan Pengayakan Ilmu Pengetahuan Alam . Solo : Sindhunata

Gredler, Margaret E. Ball, (1991). Belajar dan Membelajarkan, Jakarta : Rajawali

Winkel. W.S (1987). Psikologi Pengajaran. Jakarta : Gramedia

Yohanes Surya (1997), Olympiade, Jakarta : Galaxy.

Daniel Muijs dan David Reynolds 2000. EffectiveTteaching Teori dan Aplikasi ( Edisi ke -2 ) Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Nana Sudjana. 1995. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Gagne, Robert M and Leslie J. Briggs, 1978. Principles of Instructional Design. 2nd Ed, New York : Holt Rinehart and Winstons.

Hisyam Zaini, Bermawy Munthe & Sekar Ayu Aryani, 2004, Strategi PembelajaranAktif, CTSD,IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

PTK SMA AKUNTANSI (PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DENGAN METODE RESITASI MELALUI BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA (STUDENT WORK SHEET) PADA SISWA KELAS XI)

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DENGAN METODE RESITASI MELALUI BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA (STUDENT WORK SHEET) PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KRANGKENG KABUPATEN INDRAMAYU

ABSTRAK

___________. 2009. Peningkatan Prestasi Belajar Akuntansi metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

Kata-kata kunci           : Prestasi Belajar Akuntansi, Metode Resitasi, LKS

Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi  di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu tergolong masih rendah. Hal tersebut diantaranya disebabkan model pembelajaran yang selama ini diterapkan kurang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Pembelajaran akuntansi di SMA jika hanya disampaikan melalui ceramah akan sulit diterima oleh siswa dan membosankan. Dalam hal ini diperlukan oleh seorang guru untuk mempertimbangkan model pembelajaran lain yang efektif dan tepat sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dicobakan melalui penelitian ini adalah metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet).

Pada dasarnya LKS sebagai model pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan guru agar siswa memiliki kemampuan untuk mengungkapkan dan mengekspresikan dirinya sebagai individu maupun kelompok. Kemampuan tersebut diperoleh siswa melalui pengalaman belajar sehingga memiliki kemampuan mengorganisir informasi yang ditemukan, membuat laporan dan menuliskan apa yang ada dalam pikirannya, dan selanjutnya dituangkan secara penuh dalam tugas-tugasnya.

Rumusan masalah yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) ? (2) Apakah pembelajaran dengan metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) dapat meningkatkan prestasi belajar Akuntansi  pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu ?. Tujuan penelitian ini (1) Ingin mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan memakai metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet). (2) Ingin mengetahui pengaruh metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) terhadap prestasi belajar Akuntansi pada siswa SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tindakan dalam setiap siklus dilakukan dengan cara peneliti memberikan tugas berupa penyelesaian suatu permasalahan secara berkelompok, dimana setiap kelompok punya tugas masing-masing, Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet), kemampuan siswa dalam menyampaikan materi di depan kelas dan belajar mandiri di rumah dapat ditingkatkan. Selain itu siswa menjadi lebih berani mengemukakan pendapat dan dapat menerapkan ilmu Akuntansi dalam kehidupan bermasyarakat. Variasi penerapan model pembelajaran ini dapat juga menghindari kebosanan siswa dalam mengikuti pembelajaran akuntansi sehingga prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari 66% menjadi 85,5 %. Berdasarkan penelitian bahwa prestasi belajar akuntansi yang diperoleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu nilai rata-ratanya meningkat pada siklus I yaitu 69 menjadi berkisar 85,5 pada siklus II.

Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) yang diterapkan guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena itu peneliti menyarankan agar metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran akuntansi di sekolah.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmed Belkaoui, 1993, Acconting Theory, ed. Ke-2, Harcourt Brace Jovanovich, Inc., Terjemahan. Jakarta : Erlangga

Arikunto Suharsimi., Suhardjono, dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Aqib, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas Untuk: Guru. Bandung: Yrama Widya

Belverd e. Needlls, 1986. Financial Acconting, Houghton Mifflin Co., Jakarta : Erlangga.

Budimansyah, Dasim. 2002. Model Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Portofolio. Bandung: PT. Genesindo

Eldon S. Hendriksen, Accounting Theory, ed. Ke-5, Richard D. Irwin, terjemahan, Jakarta : Erlangga

Fajar, Arnie. 2004. Portofolio dalam Pembelajaran IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya

Fess & Warrn, 1999. AcontingEdisi ke-19  terjemahan, Jakarta : Erlangga

Hugiono dan PK. Poerwantana. 1993. Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta

Munib, Achmad, dkk. 2004. Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: UPT MKK UNNES

Natawidjaja, Rochman dan L.J Moleong. 1985. Psikologi Pendidikan untuk SPG. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Poerwadarminta, WJS. 2002. Kamus Umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Rusoni Elin. 2001. Portofolio dan Paradigma Baru dalam Penilaian Matematika. http://www.depdiknas.go.id. (13 Februari 2007)

Sanjaya, Wina. 2005. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Soedarno, dkk. 1998. Pendidikan Ilmu Sosial. Semarang: FPIPS IKIP Semarang

Soewarso. 2000. Cara-Cara Penyampaian Pendidikan Sejarah untuk Membangkitkan Minat Peserta Didik Mempelajari Sejarah Bangsanya. Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah: Jakarta

Suharya, Toto. 2007. http://www.duniaguru.com. (20 Agustus 2007)

Surapranata, Sumarna dan Muhammad Hatta. 2004. Penilaian Portofolio Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Suryabrata, Sumadi. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Tim Pelatih Proyek PGSM. 1999. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reseach). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Tim Penyusun Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial SMP dan MTs.Jakarta: Depdiknas

Usman, Moh. Uzer dan Lilis Setyawati. 1993.Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya

Wiryohandoyo, Soedarno, dkk. 1998. Pendidikan Ilmu Sosial. Semarang: FPIPS IKIP Semarang

Winkel. 1991. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi/ sms ke HP. 085 641 016 472

PTK SMK AKUNTANSI (PENGGUNAAN PENDEKATAN KUIS TIM)

PENGGUNAAN PENDEKATAN KUIS TIM UNTUK MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB INDIVIDU DALAM KELOMPOK BELAJAR SISWA KELAS 3 AKUNTANSI-1 DI SMKN 2 BUDURAN SIDOARJO

ABSTRAK

 

Purbowati,Tutut,Endri 2006. Penggunaan Pendekatan Kuis Tim Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Individu Dalam Kelompok Belajar Siswa Akuntansi-1 Di SMKN 2 Buduran Sidoarjo.

Kata-kata Kunci; model pembelajaran kuis tim, tanggung jawab individu, kelompok belajar.

Pengembangan diri melalui pembelajaran aktif dengan penggunaan pendekatan Kuis tim ini  lebih memusatkan  pada keragaman  kegiatan  siswa dalam kelompok belajar yang dinamis, mulai dari pemahaman konsep materi pembelajaran, membuat  pertanyaan merancang kegiatan kelompok, pembagian tugas anggota kelompok, merencanakan presentasi sampai pada pemberian penghargaan berupa score  dan penobatan kelompok terbaik pada setiap sesi. Oleh sebab itu , penggunaan model pembelajaran aktif dengan pendekatan kuis tim ini diharapkan dapat mengatasi masalah masalah pengembangan diri ,utamanya masalah tanggung jawab siswa dalam hubungannya dengan kelompok belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab individu dalam penyelesaian tugas –tugas belajarnya secara kelompok , dalam rangka proses pengembangan diri.

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III Akuntansi – 1  SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo Tahun Pelajaran 2006 – 2007.Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang  dalam 2 Siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Rencana tindakan beserta instrumen penelitian ( SAP, bahan ajar,lembar observasi,dan angket ) disiapkan oleh peneliti. Dalam pelaksanaan tindakan di kelas peneliti bertindak sebagai guru pembimbing sekaligus pengamat. Hasil tindakan dalam suatu siklus yang berupa keaktifan siswa, serta kemajuan – kemajuan aspek kepribadian dan pengembangan diri siswa, dievaluasi sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan tindakan dalam siklus berikutnya. Materi yang digunakan sebagai obyek penelitian adalah model pembelajaran aktif kuis tim dan implementasinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif dengan pendekatan Kuis Tim dapat meningkatkan tanggung jawab individu dalam kelompok belajar. Peningkatan tanggungjawab tersebut dapat diketahui  dari makin aktifnya siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam kelompok, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam presentasi kelompok, semangat bersaing secara sehat dalam kelompok dan membangun kekompakan kelompok. Model pembelajaran melalui pendekatan ini mendapat respon positif dari seluruh siswa dengan idikator hasil analisa angket pada akhir sesi, dan meningkatnya  penyelesaian tugas-tugas dan unjuk kerja.

DAFTAR PUSTAKA

Nur, M., Wikandari, Prima, R., Sugiarto. 1998. Pendekatan – pendekatanKonstruktivis dalam Pembelajaran. Surabaya, IKIP Surabaya

Semiawan, C 1987, Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan Siswa Dalam Belajaran.Jakarta, PT  Gramedia

Silberman L Manvil, 1996. Active Learning, Bandung PT. Nusa Media Arikunto, S. 1998 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.Jakarta, PT Rineka Cipta

Slavin, R.E. 1986. Learning Together, VII/002. Summer 1986 1-7 America,American Educator

Tim Peneliti Proyek PGSM, 1999 Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Winkel, W.S. 1999, Psikologi Pengajaran (Edisi Revisi), Jakarta, Grasindo

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi/ sms ke HP. 085 641 016 472