SKRIPSI FARMASI (PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS INDUK KOTA SURAKARTA)


PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS INDUK KOTA SURAKARTA TAHUN 2003

INTISARI

Pengelolaan obat merupakan suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan/seleksi, pengadaan, pemakaian, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pencatatan dan pelaporan. Puskesmas adalah satu sarana kesehatan yang dijangkau oleh segenap lapisan masyarakat sebagai ujung tombak dari sistem kesehatan nasional, dituntut perannya dalam hal pengelolaan obat agar mampu terla_ksananya penyebaran obat secara rnerata dan teratur dan diperoleh pada saat yang dibutuhkan serta agar terjaminnya mutu, keamanan dan efisiensi penggunaan obat bagi masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan obat di puskesmas induk Kota Surakarta apakah sesuai dengan pedoman pengelolaan obat yang telah ditetapkan. Sampel berjumlah 15 Puskesmas Induk yang kemudian diambil 7 puskesmas induk secara area random samplino, berdasarkan pembagian wilayah di Kota Surakarta yang dibagi menjadi 5 kecamatan.

Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu observasi, wawancara, dokumentasi yang kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif, sedangkan data sekunder meliputi laporan pengadaan dan pemakaian obat tahun 2003 yang dijumlah antara pemakaian dan pengadaan dihitung selisihnya.

Hasil jumlah pengadaan dan pemakaian obat tahun 2003 didapatkan hasil yang sesuai yaitu pengadaan obat pemakaian obat, maka dengan adanya hasil tersebut diharapkan kekosongan obat tidak akan terjadi.

Kata kunci: Pengelolaan, obat, Pedoman pengelolaan obat, Puskesmas

DAFTAR PUSTAKA

Anief, 1997, Apa yang Perlu Diketahui Tentang Obat, Cetakan Ke-3, h : 49, 50, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Anief, 2000, Prinsip Dan Dasar Manajemen Pemasaran Umum Dan Farmasi, h: 73, 74, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Anonim, 1983, Kebijaksanaan Obat Nasional, h: 7-10 Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1984, Kumpulan Peraturan Perundang-Undangan Di Bidang Obat. Vol II, h: 1, Dirjen Pon, Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1987, Pedoman Pengelolaan DasarPuskesmas, h: 8-11, Depkes RI. Jakarta.

Anonim, 1989, Pedoman Kerja Puskesmas, Jilid I, h: 4, 5, 109-114, Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1990, Pedoman Perencanaan Dan Pengelolaan Obat, h: 1, 7, 9, 59-62, Dirjen Pengawasan Obat Dan Makanan, Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1992, Undang-Undang RI No. 23 Tentang Kesehatan, Sinar Grafika, Jakarta.

Anonim, 1994, Pedoman Pencatatan Pengelolaan dan Pelaporan Obat Dari Puskesmas Dan Sub Unit Pelayanan Kesehatan, Dirjen POM Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1994, Daftar Obat Esensial Nasional, Depkes RI, Jakarta.

Anonim, 1995, Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kesehatan, Mitra Info, Jakarta.

Anonim, 2001, Profil Kesehatan Kota Surakarta, Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Surakarta.

Anonim, 2002, Pedoman Manajemen Puskesmas; h : 9-10, Depkes RI, Jakarta.

Azwar, A, 1980, Puskesmas dan Kesehatan Masyarakat, h: 12, 14, Medica Press, Jakarta.

Effendy. Nasrul, 1995. Perawatan Kesehatan Nlasyarakat, h: 1, Buku Kedok-teran EGC, Jakarta.

Hadi, S, 1989, Statistiic Slid 1 dan II, h : 17-3 1, 289-297, 315-33 0, Andi Offset, Yogyakarta.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s