PTK SD BAHASA INDONESIA (PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN SISWA KELAS VI MELALUI PENGAMATAN MEDIA TELEVISI )


PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN SISWA KELAS VI SDN SAWOJAJAR 2, KECAMATAN TANEKRAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009 MELALUI PENGAMATAN MEDIA TELEVISI

ABSTRAK

____________. 2009. Peningkatan Kemampuan Menulis Laporan Siswa Kelas VI SDN Sawojajar 2, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2008/2009 Melalui Pengamatan Media Televisi. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS IKIP PGRI Madiun.

Kata Kunci   : menulis, laporan pengamatan, media televisi, pembelajaran bahasa Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VI SDN Sawojajar 2, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2008/2009 dalam mengorganisasikan, mengembangkan isi, dan menggunakan bahasa laporan pengamatan, (2) mengetahui bentuk-bentuk kesalahan dan faktor-faktor penyebab kesalahan siswa kelas VI SDN Sawojajar 2, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2008/2009 dalam mengorganisasikan, mengembangkan isi, dan menggunakan bahasa laporan pengamatan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis laporan pada siswa kelas VI melalui penggunaan metode pengamatan pada media televisi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Sawojajar 2, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2008/2009 dengan jumlah 13 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode teknik tes, yang berupa tes kemampuan menulis laporan.

Penelitian ini menggunakan 3 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data dan refleksi setiap siklus, dapat disimpulkan bahwa pada siklus I, nilai rata-rata kemampuan menulis laporan siswa sebesar 65,77, siklus II sebesar 72,31, dan siklus III menjadi 77,31. Ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 69,23%, siklus II sebesar 84,62%, dan siklus III semua siswa telah mencapai nilai ketuntasan kelas (100%). Pengelolaan pembelajaran menulis laporan melalui penggunaan televisi sebagai media pengamatan pada siklus hanya mencapai 53,85%, siklus II sebesar 84,62%, sedangkan siklus III naik hingga mencapai 100%. Dengan demikian, pengelolaan pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 46,15%. Respon siswa terhadap pembelajaran bahasa Indonesia menulis laporan melalui pengamatan pada media televisi pada siklus I sebesar 45%, siklus II = 77,50%, dan siklus III = 97,5%. Dengan demikian, respon siswa terhadap pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 52,5%. Adanya peningkatan kemampuan menulis laporan oleh siswa dari siklus ke siklus berikutnya membuktikan bahwa penggunaan televisi sebagai media pengamatan dalam penelitian ini berhasil meningkatkan kemampuan menulis laporan siswa kelas VI SDN Sawojajar 2, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2008/2009.

DAFTAR PUSTAKA

Adjat Sakri. 1992. Kalimat Efektif. Bandung: Penerbit Ganesha.

Anonim, Hakikat Media dalam Pembelajaran. www.kurtek.upi.edu. diakses pada 04 Juni 2009.

Azhar Arsyad. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Conny Semiawan. 1997. Memupuk Bakat dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta: PT Gramedia.

Depdikbud, 2002. Kurikulum Pendidikan Dasar: Kurikulum KTSP SD/MI Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Puskur Depdiknas.

Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Pusat Kurikulum-Balitbang Depdiknas.

Ena, Ouda T. 2007. Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Piranti Lunak Presentasi (online) (http://www.ialf.edu/kipbipa/papers/OudaTeda Ena.doc, diakses tangga120 Februari 2009).

Gorys Keraf. 1995. Komposisi: Sebuah Pengantar Kepada Kemahiran Bahasa. Ende, Flores: Nusa Indah.

_______ ______ . 1980. Eksposisi dan Deskripsi. Ende, Flores: Penerbit Nusa Indah.

Harsiati. 1992. Pelatihan Menulis Dasar. Bandung: Angkasa.

Henry Guntur Tarigan. 1993. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Imam Syafe’i. 1996. Bahasa Indonesia Profesi. Malang: FPS IKIP Malang.

Joko Warseno. 2006. Seminar Sehari Manajemen Pengembangan dan Pemanfaatan Radio dan TV dalam Proses Pembelajaran. www.ugnews.gunadarma.ac.id. diakses pada 04 Juni 2009.

Kaswan Darmadi. 1996. Meningkatkan Kemampuan Menulis Panduan untuk
Mahasiswa dan Calon Mahasiswa. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

Khaerudin Kurniawan. 2006. Model Pengajaran Menulis Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Tingkat Lanjut. Artikel. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri Yogyakarta.

Mujianto. 2008. Peningkatan Kemampuan Menulis Laporan Melalui Pembelajaran Berbasis Portofolio Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang. Makalah Pada Presentasi Simposium 2008. Malang: Politeknik Negeri Malang.

Nana Sudjana dan Acmad Rivai. 2001. Media Pengajaran. Jakarta: Sinar Baru Algensindo.

Nurchasanah. 1992. Keterampilan Menulis Tingkat Dasar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Nurul Melti Indah Septiani. 2007. Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Teknik Pengandaian Did Sebagai Tokoh Dalam Cerita Dengan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas X4 SMAN 2 Tegal. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Oemar Hamalik. 1994. Media Pendidikan. Bandung: Citra Aditya Bhakti.

Purbo Hadiwidjoyo. 1993. Menyusun Laporan Teknik. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Sabarti Akhadiah. 1998. Evaluasi dalam Pengajaran Bahasa. Jakarta: Depdikbud.

Sabarti Akhadiah, Arsjad, M.G., dan Riwan. 2001. Pembinaan Keinampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Suhardjono. 2006. Penelitian Tindakan Kelas: Pengantar dan Teori. Bandung Ghalia Indonesia.

Suharsimi Arikunto. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

 _________.2002. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Sujanto. 1998. Pembelajaran Menulis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Suparno dan M. Yunus. 2002. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Depdiknas, UI.

Supriadi. 1997. Isu dan Agenda Pendidikan Tinggi di Indonesia. Jakarta: PT Rosda Jayaputra.

Suratno. 2006. Peningkatan Keterampilan Menyimak Berita melalui Media Audio Visual dengan Pendekatan Kontekstual Komponen Inquiry pada Siswa Kelas VII SMP N Tarub Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2005/2006. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

The Liang Gie. 2002. Pengantar Dunia Karang Mengarang. Edisi Pertama. Yogyakarta: Liberty Bekerjasama dengan Balai Bimbingan Mengarang.

Waldopo. 2000. Artikel: Potensi Televisi sebagai Media Pendidikan dan Pembelajaran, www.jurnalnet.com. diakses pada 04 Juni 2009.

W.J.S. Poerwodarminto. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s