PTK SMP BAHASA INDONESIA (Menulis Narasi Dengan Media Cerita Bergambar)


PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MEDIA CERITA BERGAMBAR SISWA KELAS VII SMPN 1 PANEKAN KABUPATEN MAGETAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2008/2009

ABSTRAK

Sutiyo. 2009. Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Dengan Media Cerita Bergambar Siswa Kelas VII SMPN 1 Panekan Kabupaten Magetan Semester 2 Tahun Pelajaran 2008/2009. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS, IKIP PGRI Madiun, Pembimbing (1) Drs. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd., (2) Elen Inderasari, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci : Karangan narasi dengan media cerita bergambar

Penggunaan media pembelajaran melalui cerita bergambar dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan menulis karangan narasi, yaitu karangan yang menceritakan suatu peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disusun sedemikian rupa sehingga menimbulkan pengertian-pengertian yang merefleksikan interpretasi penulisnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas VII di SMPN 1 Panekan, Kabupaten Magetan semester 2 tahun pelajaran 2008/2009.

Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII SMPN 1, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dengan jumlah 48 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan melalui sistem putaran atau siklus yang terdiri dalam 2 siklus, masing-masing meliputi planning, action, observation, dan reflection.

Hasil penelitian pada penggunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas VII di SMPN 1 Panekan, Kabupaten Magetan semester 2 tahun pelajaran 2008/2009 yaitu (1) prestasi belajar bahasa Indonesia khususnya kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VIIB di SMPN 1 Panekan, sebelum diadakan tindakan diperoleh rata-rata 61,04 termasuk dalam skala nilai kurang; (2) tingkat kemampuan menulis karangan narasi dengan menggunakan media cerita bergambar pada siswa kelas VII di SMPN 1 Panekan, dapat dilihat pada persentase peningkatan pada siklus II dari sebelum siklus, yaitu (a) aspek pengembangan gagasan (ide) 26,68%, (b) aspek kesesuaian dan kejelasan isi cerita 12,08%, (c) aspek kelengkapan unsur cerita 13,67%, (d) aspek kebahasaan 13,43%, dan kerapian karangan 10,08%; dan (3) penggunaan media cerita bergambar terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas VIIB di SMPN 1 Panekan, terbukti ada peningkatan sebesar 90,32% atau rata-rata meningkat 18,05% untuk semua aspek.

DAFTAR PUSTAKA

Abu Ahmadi. 1998. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga

Agus Suriamiharja. 1996 . Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta Pusat Penerbitan UT.

Depdiknas. 2003. Kurikulum 2001: Standar Kompotensi Matu Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah. Jakarta: Depdiknas.

Djunaidi. http://akhmad sudrajat.wordpress.com. Diakses 14 Juni 2009

David Nunan. 2003. Strategi Berbahasa. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa

Gerlach dan Ely. 1990. Strategi Penguasaan Berbahasa. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa

Gorys Keraf. 1992. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Pustaka

Hasan Alwi. 1998. Penguntur Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Alegsindo

Hasan Ruqaiya. 1994. Bahasa, Konteks, dan Teks (Terjemahan Asruddin Barori Tau). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Henry Guntur Tarigan. 2005. Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

Yuniati, Herlin. 2000. Model Pembelajaran Menulis dengan Penyajian Gambar. UUNS. Semarang

I Nyoman Degeng Sudjana. Pembelujuran Kontekstual (Contextual Teaching and Lecrrning/CTL) dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang

Jeri Heidy Susan. 1996. Pengantar Interaksi Belajar Mengajar Dasar dan Teknik Mctodologi Pengujarun, Bandung: Tarsito

John D dan Latuheru. 1993. Psikologi Pengajaran. Jakarta : PT Grasindo

Levie dan Lentz. 1998. Tes Prestasi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset

Hasan Mansur. 1990. Keterampilan Menulis Paragraf : Bandung: Remaja Rosda Karya

Martin dan Briggs. 1998. Rancangan Sistem Pengajaran. Jakarta: Depdikbud

Marwoto. 1995. Perencanaan Pengajaran. Yogyakarta: Mata Angin

Miarso. Pengembangan Kemumpuun Berbahasa (Pembelajaran Keterampilan Mendengarkan, Berbicara, Membaca, dan Menulis). Semarang: UNS

Marjuni: http://id.wikiorg/wordpress.com. Diakses 27 Juni 2009

Muhammad Subana. 1991. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Remaja Rosda Karya

Nana Sudjana. 2005. Tinjauan Deskriptif Seputar Motofologi.  Surabaya: Usaha Nasional

Oemar Hamalik. 1992. Problematika dan Pengajaran Bahasa Indonesia Jakarta: Melton Putra

Sadiman. 1997. Seni Menuangkan Gagasan. Yogyakarta: Kanisius

Soehardi. 1997. Membaca dan Pengajarannya. Surabaya, Usaha Nasional

Sri Jayanti, http://www.semacang.ac.id. Diakses 23 Juni 2009

Sugiarti. 1997. Analisis dan Penerapannyu Beberapa Wacana. (dalam Pelba 6). Jakarta: Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya

Suriamiharja. 1996. Akhlah Husein, dan Nunuy Nurjanah. 1996. Petunjuk Praktis Menulis. Jakarta: Depdikbud

Sutrisno Hadi. 1997. Metodologi Research Yogyakarta. Yayasan Penerbitan Fakultas-Fakultas Psikologi

Syaiiul Sagala. 2003. Evaluasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Trianto, http://trianto.wordpress.com. Diakses 9 Juni 2009

Wardani dkk. 2004. Penelitiun Tindakan Kelas. Jakarta. Pusat Penerbitan – UT

Untuk mendapatkan file lengkap silahkan konfirmasi via telpon/sms ke No. HP. 085 641 016 472

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s